Lampung Utara, Release24.online – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lampung Utara melaksanakan kegiatan napak tilas dengan melakukan ziarah ke makam para pendiri PMII Lampung Utara. Jum’at, (13/3/26).
Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan, penghargaan, sekaligus ikhtiar merawat ingatan sejarah perjuangan organisasi.
Napak tilas tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan kader PMII Lampung Utara sebagai momentum refleksi untuk mengenang jasa, dedikasi, serta perjuangan para tokoh pendiri yang telah meletakkan fondasi gerakan PMII di daerah tersebut.
Melalui kegiatan ini, PC PMII Lampung Utara ingin menegaskan bahwa perjalanan organisasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui pengorbanan, gagasan, serta komitmen kuat dari para tokoh terdahulu dalam membangun tradisi gerakan mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Ketua PC PMII Lampung Utara, Feny Sri Ayu, mengatakan bahwa kegiatan napak tilas ini tidak hanya sekadar ziarah, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai perjuangan dan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada para pendiri PMII Lampung Utara. Lebih dari itu, ini juga menjadi pengingat bagi seluruh kader bahwa perjuangan harus terus dilanjutkan. Spirit pengabdian dan perjuangan para pendiri harus menjadi energi bagi kader PMII hari ini untuk terus bergerak, berkhidmat, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain melakukan ziarah dan doa bersama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bagi kader untuk memahami kembali sejarah berdirinya PMII di Lampung Utara serta meneguhkan komitmen pergerakan kader dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan napak tilas ini, PC PMII Lampung Utara berharap seluruh kader mampu mengambil pelajaran dari perjuangan para pendiri organisasi, sehingga semangat perjuangan tersebut terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun gerakan mahasiswa yang progresif, kritis, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Red
