Menanga Siamang,release24online — Gema lantunan ayat suci Al-Qur’an kembali menggugah suasana religius di Kampung Menanga Siamang dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-02 yang digelar dalam rangka menyambut Nuzulul Quran. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam dan membangun generasi Qur’ani di tingkat kampung.kecamatan banjit kabupaten way kanan,selasa 3 Maret 2026.

Sebanyak 10 dusun se-Kampung Menanga Siamang turut ambil bagian sebagai peserta. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya kehadiran warga yang memadati lokasi acara untuk memberikan dukungan kepada para kafilah.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Kampung Menanga Siamang, Sanjaya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk komitmen kampung dalam membina mental dan akhlak generasi muda.
“MTQ ini bukan hanya perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Saya ingin anak-anak Kampung Menanga Siamang tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak Qur’ani,” tegas Sanjaya di hadapan peserta dan masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kampung akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai fondasi pembangunan moral masyarakat.
“Pembangunan fisik itu penting, tetapi pembangunan akhlak jauh lebih utama. Melalui MTQ ini, kita kuatkan pondasi iman dan persatuan masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MTQ ke-02, Heri Saputra, SH, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh panitia dan dukungan masyarakat dari 10 dusun yang terlibat.
“Alhamdulillah, MTQ ke-02 ini dapat terlaksana berkat kekompakan seluruh elemen masyarakat. Ini bukan hanya kerja panitia, tapi kerja bersama seluruh dusun di Kampung Menanga Siamang,” ujarnya.
Heri juga menekankan bahwa MTQ menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda.
“Kami berharap dari ajang ini lahir qori dan qoriah terbaik yang nantinya bisa membawa nama baik kampung hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Namun yang lebih penting, semangat mencintai Al-Qur’an harus terus hidup setelah perlombaan ini selesai,” tambahnya.
Adapun dewan juri dalam pelaksanaan MTQ kali ini terdiri dari Ustadz Taswin, Wijaya, SHI, Ustadz Awaludin, serta Ustadz Akik Zainulhak, yang diharapkan mampu memberikan penilaian objektif sekaligus pembinaan kepada para peserta.
Dengan terselenggaranya MTQ ke-02 ini, Kampung Menanga Siamang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat religius yang harmonis, berakhlak, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
(MYD***)
