Lampung Utara, Release24.online – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAINU Kotabumi sukses menyelenggarakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) I Tahun 2026 pada 26–28 Juni 2026. Mengusung tema “Dari Kaderisasi untuk Transformasi”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mencetak kader yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta komitmen terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
Pembukaan PKD I dihadiri oleh Ketua STAINU Kotabumi, Ma’sum Busthomi, M.I.P., Mabincab PMII Lampung Utara Sahabat Rido Kanando, Mabinkom PMII Komisariat STAINU Sahabat Eka Riyanto, S.H., Ketua PC PMII Lampung Utara Sahabati Feny Sri Ayu, Ketua KOPRI PC PMII Lampung Utara Sahabati Nur Aftika Maftuha, serta para alumni dan kader senior PMII Lampung Utara yang turut memberikan dukungan terhadap proses kaderisasi.
PKD I diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari tiga cabang PMII, yakni PMII Cabang Lampung Utara, PMII Cabang Bandar Lampung, dan PMII Cabang Metro. Kehadiran peserta lintas cabang mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkuat kualitas kaderisasi sekaligus mempererat jejaring intelektual dan gerakan di lingkungan PMII.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi pokok kaderisasi, di antaranya Nilai Dasar Pergerakan (NDP), Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Paradigma PMII, Analisis Sosial, serta sejumlah materi strategis lainnya yang menjadi bekal dalam membentuk kader yang kritis, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ketua Pelaksana, Imam Hasan Al Sera, menegaskan bahwa PKD bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan ruang pembentukan karakter kader yang memiliki keberanian berpikir, kepekaan sosial, dan semangat pengabdian.
“Kami berharap seluruh peserta mampu menjadi kader yang memiliki kepekaan sosial, keberanian intelektual, serta komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Tema Dari Kaderisasi untuk Transformasi menjadi ikhtiar kami dalam melahirkan kader yang siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya. (28/6/26).
Senada dengan itu, Ketua PMII Komisariat STAINU Kotabumi, Pangestu, menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi yang menentukan arah dan masa depan PMII.
“Transformasi tidak akan lahir tanpa kaderisasi yang kuat. PKD merupakan gerbang awal bagi kader untuk memahami nilai-nilai perjuangan PMII dan mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik maupun sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua I Bidang Kaderisasi PC PMII Lampung Utara, Gunawan, S.T., menekankan bahwa kaderisasi harus mampu melahirkan kader yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap, profesional, serta bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.
Di kesempatan yang sama, Ketua PC PMII Lampung Utara, Sahabati Feny Sri Ayu, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan PKD I Komisariat STAINU Kotabumi.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat basis kaderisasi PMII di Lampung Utara sekaligus menjadi investasi organisasi dalam mencetak kader-kader berkualitas.
Dengan terselenggaranya PKD I Tahun 2026 ini, PMII Komisariat STAINU Kotabumi menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan tradisi intelektual, gerakan sosial, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi nilai Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh.
Melalui kaderisasi yang berkelanjutan, PMII optimistis dapat melahirkan kader-kader yang adaptif, progresif, serta transformatif dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman. Red
Salam Pergerakan!
Dzikir, Fikir, Amal Sholeh
“Dari Kaderisasi untuk Transformasi”
